jam gadget animation

A

Sabtu, 21 Juni 2014

MODAL AUXILIARY

MODAL AUXILIARY


Modals adalah auxiliary verbs (kata kerja bantu). Secara umum modal auxiliaries digunakan untuk mengekspresikan  sikap atau suasana hati si pembicara.
Modal Auxiliary verb adalah kata yang ditempatkan sebelum main verb (kata kerja utama) untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Kata kerja bantu ini antara lain untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan),necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).
Fungsi dari auxiliaries (kata kerja bantu) adalah untuk membuat kalimat dengan memenuhi kaidah tata bahasa Inggris. Auxiliaries ini sangat umum penggunaannya dalam bahasa percakapan (spoken English). Menurut struktur kalimat bahasa Inggris, auxiliary selalu diikuti oleh bare infmitive (infinitive tanpa to) atau kata kerja bentuk pertama tanpa di dahului “to”.


Kind of Modal Auxiliary (Macam-Macam Modal Auxiliary ):

1.      Can-Could

1.      Can (Dapat)

Can digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan) yang dipelajari (learned) dan kesanggupan secara fisik (physical ability). Can berarti  DAPAT, BISA, DAPAT MELAKUKAN. Can digunakan untuk membentuk kalimat positif, negative dan kalimat tanya dan dapat berpasangan dengan semua pelaku subject (I, He, She, They, We, You).

Rumus:

SUBJECT+ CAN + VERB (Kata Kerja)

(+)        They can speak English
(-)         They can not speak English
(?)        Can they speak English?

2.      Could (Bentuk lampau “Can”)

Could digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan) dimasa lalu (past). Could juga berarti DAPAT, BISA, atau DAPAT MELAKUKAN namun COULD hanya digunakan untuk kalimat perintah agar terdengar lebih halus dan sopan dalam ilmu bahasa inggris. Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission) untuk melakukan sesuatu dimasa lalu (past) atau masa depan (future).

Rumus:

COULD + SUBJECT + VERB (Kata Kerja)?

ü  I couldn’t ride a bicycle when I was six but now I can
ü  Could you close the door?


1.      May-Might

1.      May (Boleh)

May untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future). Modal verb ini untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb can.

Rumus:

SUBJECT + MAY + VERB/ADJECTIVE (Kata Kerja)

(+)          We may go to the market
(-)           We may not go to the market
(?)          May we go to the market?

1.      Might (Boleh)

Might merupakan bentuk past dari may dimana digunakan untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb could. Dibanding may, Might lebih tentatif (tidak pasti) kejadiannya. Sama seperti may, modal verb ini digunakan untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future)
Might dapat ditambahkan primary auxiliary verb have untuk menyatakan probability dimasa lalu (past). Modal verb ini digunakan untuk menyatakan hypothetical situation yang terbukti tidak terjadi, lain halnya dengan may yang belum terbukti.

Rumus:

SUBJECT + MAY + VERB (Kata Kerja)

(+)        We might go to the marjet
(-)         We might not go to the market
(?)        Might we go to the market?


1.      Must-Ought to/Have to

1.      Must (Harus)

Rumus:
SUBJECT + MUST + VERB (Kata Kerja)

1.      Digunakan untuk menunjukkan suatu keharusan yang tidak boleh ditolak.
Contohnya: (+)     I must study English
1.      Digunakan untuk menyatakan suatu dugaan yang pasti. Dapat dinyatakan dalam bentuk kini (present) maupun lampau (past).
ü   Present Form: must + infinitive (V1)
Ex: agung is absent from class today. He must be sick.
ü   Past Form: must have + V3
Ex: your best friend didn’t come to my birthday yesterday. She must have been very busy.
1.      Digunakan untuk menyatakan larangan.
Ex: (-) visitors must not smoke.

1.      Ought to (Harus)

Ought to digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau tepat
  
Rumus:

SUBJECT + OUGHT TO + VERB
(+)        We ought to select the best candidate for the job.
(-)         We ought to not select the best candidate for the job.
(?)        Ought We to select the best candidate for the job?.


1.      Shall – Should

1.      Shall (Akan)
Shalldigunakan untuk menyatakan simple future seperti halnya will namun hanya digunakan pada first person (orang pertama) Idan we.

Rumus:
SUBJECT + SHALL + VERB

(+)        we shall pay a call him
(-)         we shall not pay a call him
(?)        Shall we pay a call him?

1.      Should (akan)
Should untuk memberi suggestion (saran) atau advice (nasehat).

Rumus:
SUBJECT + SHOULD + VERB

(+)        You should see the doctor
(-)         You should not see the doctor
(?)        Should You see the doctor


1.      Will – Would

1.      Will

Will dapat diartikan dengan “akan” dan bisa digunakan untuk semua kata ganti orang (subject pronoun). Penggunaan will antara lain:

1.      Digunakan untuk ketika kita memutuskan untuk melakukan sesuatu saat kita sedang berbicara.
Ex: we are too tired to wolk home. We think we’ll get a taxi.
1.      Digunakan saat menawarkan untuk berbuat sesuatu.
Ex: this boxes are very heavy. Do you want to help me bring it?
1.      Digunakan untuk meminta seseorang melakukan sesuatu.
Ex: will you close the window. Please?
1.      Digunakan untuk mengundang atau mengajak.
Ex: will you join us next tomorrow?

2.      Would (Akan)

Would dipadukan dengan auxiliary have untuk membentuk conditional sentence type 3. Would disini untuk menyatakan tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu.

Rumus:
SUBJECT + WOULD + VERB

(+)        You would like to see my craft
(-)         You would not like to see my craft

(?)        Would you like to see my craft?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar